Transformasi Digital dalam menghadapi tantangan Modren

Medan, (Analisa). DPD Perhimpunan Bank Per­­­­kreditan Rakyat Indonesia (Per­ba­rindo) Sumut menggelar Work­shop Transfomasi Digital di Hotel Karibia Medan, Jumat (25/8).

Event yang dihadiri Konsul Ke­hormatan Timor Leste Ir­wan­­syah dan diikuti puluhan per­­­­wa­kilan Bank Perkreditan Rakyat dan Bank Pembiayaan Rakyat Sya­riah (BPR-BPRS) se-Sumut ter­sebut, terseleng­gara be­­kerja­sa­­­ma dengan PT Lo­gos Tek­no­logi Utama dan Microsoft Indo­nesia.

Seperti diungkapkan Ketua DPD Perbarindo Sumut Syaf­ru­din Siregar, kehadiran Ma­sya­ra­kat Ekonomi ASEAN (MEA) dan Financial Techno­lo­gi (Fin Tech) menjadi tren dan tan­tangan tersendiri terhadap per­kemba­ngan bisnis BPR-BPRS.

Karena itu, perlu segera di­­la­ku­kan transformasi digital pa­da ling­kungan BPR-BPRS un­tuk men­­jawab tren dan tanta­ngan itu, dengan lebih menye­der­ha­­nakan pen­transaksian dan mampu me­ning­kat po­si­si tawar dalam men­­­jaring na­sa­bah serta peran men­dukung per­­ce­patan pertumbuhan perekono­mian dan pem­­ba­ngu­nan dae­rah.

Dikatakan, pada transforma­si di­gital dapat dilakukan per­jan­­jian pemakaian (engagement) yang lebih dalam kepada nasa­bah, pengelolaan dan pe­ningka­tan kualitas SDM, opti­ma­lisasi ope­­rasional dan trans­formasi pada produk BPR-BPRS. Kese­muanya dapat di­ban­tu oleh tek­no­logi dalam se­buah ke­rangka trans­formasi di­gital BPR-BPRS.

Adapun tujuan dari event  ber­tema “Transformasi Di­­gital pada Bank Perkreditan Rakyat dalam Menghadapi Tan­tangan Modern” itu adalah campaign mengenai kon­­sep di­gi­tal trans­formasi .

Juga sosialisasi cloud soluti­on, termasuk solusi bisnis BPR yang terintegrasi Office 365, so­lusi HR BPR yang me­ngu­tilasi tek­nologi cloud, juga op­timalisasi ope­rasional BPR dengan tekno­logi cloud dan an­ti­virus. Termasuk sosiali­sasi li­sen­si microsoft yang te­pat guna un­tuk BPR-BPRS.

Prihatin

Syafrudin menyatakan ke­pri­­ha­tinannya selama ini kebe­ra­da­an BPR-BPRS masih di­pan­dang se­belah mata oleh ber­bagai pi­hak, padahal secara nya­­­ta mam­­­pu memberi man­­faat lebih be­­sar diban­ding­kan bank umum, terutama bagi masya­ra­kat pede­sa­an atau ping­giran dan usaha ke­­cil menengah (UKM).

Karenanya diharapkan ke de­pan pemerintah dapat mela­hir­kan kebijakan yang memi­hak kepada BPR-BPRS, se­hing­ga da­­­pat semakin berkem­bang dan memberikan sum­bangsih nya­­ta bagi peningkatan pereko­no­mian daerah.

Narasumber Sudimin Mina (Direktur GSI Microsoft Indonesia), Naga Langit Sihombing (GM PT Logos Teknologi Uta­ma), Iwan Se­­tiawan Lugiman (Senior Ma­na­ger SAM&C Mi­c­rosoft Indonesia dan Robert Injaya (Direk­tur In­­velli So­lu­sindo) mengupas se­­cara men­da­lam pentingnya trans­formasi digital untuk kema­juan BPR-BPRS.

Disebutkan, transformasi di­gital merupakan kebutuhan mut­lak bagi dunia usaha sejalan de­ng­an kemajuan IT yang terus bergerak da­lam hitungan wak­tu